You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Kerang
Desa Kerang

Kec. Batu Engau, Kab. Paser, Provinsi Kalimantan Timur

Ini contoh teks berjalan. Isi dengan tulisan yang menampilkan suatu ciri atau kegiatan penting di desa anda.

Upaya Menjembatani Akses: Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KBKR di Wilayah Perbatasan Kaltim dan Kalsel

Administrator 05 Maret 2024 Dibaca 245 Kali
Upaya Menjembatani Akses: Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KBKR di Wilayah Perbatasan Kaltim dan Kalsel

 

Tana Paser, 5 Maret 2023 - Kolaborasi antara Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) diwujudkan dalam kegiatan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kerang, Desa Kerang Dayo, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser.

Kegiatan ini merupakan buah kolaborasi antara Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Dihadiri oleh para pemangku kepentingan utama, seperti:

  • Kepala BKKBN RI : dr Hasto Wardoyo, SpOG(K)
  • Pj Gubernur Kaltim : Akmal Malik
  • Bupati Paser : Fahmi Fadli
  • Kepala BKKBN Kaltim : Sunarto
  • Perwakilan Pemkab Kota Baru, Kalsel
  • Pejabat terkait lintas instansi

Mengangkat tema "Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KBKR", kegiatan ini memusatkan perhatian pada wilayah perbatasan yang menjadi bagian dari proyek prioritas nasional. Tujuan mulianya, yaitu untuk mendekatkan akses pelayanan KB, khususnya bagi masyarakat di wilayah perbatasan antar provinsi.

Menyentuh Masyarakat: Dari Menonton Bareng hingga Pemeriksaan USG

Sebelum kegiatan di RSUD Kerang, tim BKKBN Kaltim telah menunjukkan dedikasi mereka dengan menggelar nonton bareng film Mobil Unit Penerangan (MUPEN) di Sengayam, Kota Baru, Kalsel. Film ini menjadi media promosi dan edukasi (KIE) yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya KBKR. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti nyata bahwa upaya ini tepat sasaran.

Di RSUD Kerang, kegiatan diwarnai dengan berbagai aksi nyata untuk menjembatani akses pelayanan KBKR bagi masyarakat. Sosialisasi dan pelayanan KB diadakan, membuka pintu dan layanan informasi bagi mereka yang membutuhkan. Tak hanya itu, pemeriksaan USG bagi ibu hamil langsung oleh dr Hasto Wardoyo menjadi bukti komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Komitmen Tinggi untuk Masa Depan Generasi Bangsa

Dr Hasto Wardoyo, SpOG(K), Kepala BKKBN RI, menekankan pentingnya perencanaan kehamilan bagi setiap pasangan. KB bertujuan untuk menjamin jarak kelahiran yang ideal dan mencegah stunting, sehingga menghasilkan generasi penerus bangsa yang unggul.

Dukungan penuh juga datang dari Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik. Beliau mendorong peningkatan status RSUD Kerang dan tekanan pentingnya kolaborasi antar wilayah untuk mempercepat keberhasilan program KBKR.

“Pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan tidak dibatasi oleh administrasi meskipun berbeda provinsi,” tegas Akmal Malik.

Kekaguman pun diungkapkan Akmal Malik terhadap Hasto Wardoyo, sosok inspiratif dengan latar belakang dokter dan pengalaman sukses memimpin Kulonprogo, Yogyakarta.

Harapan Baru untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tonggak sejarah baru dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan KBKR di wilayah perbatasan Kaltim dan Kalsel. Kolaborasi, komitmen, dan aksi nyata menjadi kunci untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Mari bersama kita mendukung upaya ini untuk membangun masa depan yang lebih cerah bagi Indonesia!

Informasi Tambahan:

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2023 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 3.851.288.000,00 Rp 3.461.186.000,00
111.27%
Belanja
Rp 3.899.246.857,00 Rp 3.509.144.857,00
111.12%

APBD 2023 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 28.000.000,00 Rp 56.000.000,00
50%
Dana Desa
Rp 1.318.186.000,00 Rp 1.178.544.000,00
111.85%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 494.244.000,00 Rp 428.255.000,00
115.41%
Alokasi Dana Desa
Rp 1.797.502.000,00 Rp 1.585.031.000,00
113.4%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 50.000.000,00 Rp 50.000.000,00
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 163.356.000,00 Rp 163.356.000,00
100%

APBD 2023 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 1.747.974.216,00 Rp 1.571.894.216,00
111.2%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 1.155.649.300,00 Rp 1.091.925.000,00
105.84%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 235.190.341,00 Rp 236.872.641,00
99.29%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 612.833.000,00 Rp 459.353.000,00
133.41%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 147.600.000,00 Rp 149.100.000,00
98.99%