Sejarah Desa

01 Januari 2023
Sarif Hidayatullah, S.P
Dibaca 37 Kali
Sejarah Desa

Sejarah Desa Kerang

 

Berdasarkan dokumen tersebut, berikut adalah ringkasan sejarah Desa Kerang yang disampaikan oleh Kepala Desa M. Djaffar A.Y. pada 8 Februari 1981:

  1. Masa Konflik Politik (1953–1957)
  • Awal Kekeruhan: Desa Kerang mulai mengalami ketidakstabilan politik pada 11 Desember 1953 saat masih berada di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.
  • Kehancuran Pertama: Desa ini sempat musnah menjadi hutan belantara karena penduduknya melarikan diri ke hutan atau mengungsi ke luar desa.
  • Pemulihan Singkat: Pada 10 November 1956, suasana sempat membaik setelah peresmian kesatuan KRYTT, sehingga penduduk kembali menempati tanah mereka.
  • Gejolak Kedua: Menjelang akhir 1957, penduduk kembali terseret ke dalam hutan rimba bersama gerakan TII di bawah pimpinan Ibnu Hajar.
  1. Misi Penjemputan Pasukan (1963)
  • Perintah Tugas: Pada 10 Juli 1963, M. Djaffar A.Y. (saat itu pegawai sipil di Kandangan) dijemput aparat untuk menghadap Ibnu Hajar.
  • Misi ke Kalimantan Timur: Ia diperintahkan berangkat ke Kalimantan Timur untuk mengumpulkan dan membawa kembali anak buah Ibnu Hajar agar diresmikan oleh Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan.
  • Bekal Perjalanan: Ia berangkat membawa surat perintah tugas yang ditandatangani Ibnu Hajar dan Pangdam X Lambung Mangkurat Haji Hasan Basri, serta satu pucuk senjata dengan 500 butir peluru.
  • Keterlambatan: Meski direncanakan hanya enam bulan, perjalanan tersebut memakan waktu lama hingga ia baru bisa kembali melapor pada November 1967 bersama 12 orang rekannya.
  1. Kembali ke Ibu Pertiwi (1967–1968)
  • Interogasi: Sekembalinya dari hutan, ia menjalani interogasi oleh 18 perwira KODAM X IM. Ia menyatakan bahwa mereka bukan menyerah, melainkan "Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi".
  • Pengampunan: Karena perubahan politik nasional (Pancasila murni), sebanyak 333 jiwa sisa anak buah Ibnu Hajar akhirnya dibebaskan dari hukuman dunia.
  • Peresmian Desa: Pada 1 April 1968, MUSPIDA Tingkat II Pasir meresmikan kembalinya 333 jiwa tersebut ke tengah masyarakat di Desa Kerang.
  1. Era Pembangunan (1968–1981)
  • Pelantikan Kepala Desa: Pada 2 April 1968, M. Djaffar A.Y. resmi dilantik menjadi Kepala Kampung Kerang.
  • Kondisi Pasca-Perang: Sejarah lama meninggalkan dampak pahit berupa rumah-rumah yang tinggal puing, serta hilangnya harta benda dan hewan ternak milik penduduk.

Masa Pembangunan: Hingga tahun 1981 (14 tahun setelah peresmian), desa mulai memasuki fase pembangunan untuk mengejar ketertinggalan dari desa lain di Kabupaten Pasir, termasuk pelaksanaan proyek perkebunan dan rehabilitasi tempat ibadah.

Dokumen Lampiran

Sejarah Desa